Teknik Komputer dan Jaringan

Cara Sharing File Menggunakan Kabel LAN

 

                Jika transfer file dan folder menggunakan kabel LAN maka keceoantan transfer akan sangat cepat mencapai 10mb - 15mb/s, karena LAN adalah media jaringan yang sangat baik dalam mentransfer data.Berikut langkah-langkah sharing file dengan menggunakan kabel LAN antara 2 komputer.

1.       Pertama tancapkan kabel UTP Cross ke port yang ada di komputer.

2.       Kemudian klik kanan pada network dan pilih Open Network and Sharing Center.

 

 

3.       Kemudian pilih Local Area Connection.

 

 

4.       Lalu klik properties, pilih Internet Protocol Version 4(TCP/Ipv4) dan klik properties.

 

 

5.       Lalu ketik IP sesuai dengan keinginan kita, tapi saya akan menggunakan IP kelas C yaitu 192.168.1.15, dan pada segment terakhir angka harus beda degan komputer lainnya. Kemudian klik OK

 

 

6.       Kemudian matikan firewall dengan cara masuk ke control panel -> system and security -> windows firewall -> turn windows on or off.

 

 

7.       Kemudian cek IP kita apakah sudah tersambung atau belum menggunakan perintah ping pada CMD, disini saya menggunakan IP 192.168.1.15.

 

 

8.       Jika sudah ada reply maka komputer sudah bisa untuk mengshare file.

9.       Kemudian klik kanan folder yang akan di share lalu pilih share with dan pilih Specific people..

 

 

10.   Lalu pilih Everyone, lalu pilih Add, kemudian klik Everyone dan klik Share

 

 

11.   Kemudian klik Done.

 

 

12.   File berhasil di sharing.

 

READMORE
 

Cara membuat kabel Cross dan Straight

1. Kabel Straight       

Kabel Straight biasanya digunakan untuk menghubungkan perangkat yang berbeda jenis. Seperti komputer dengan switch, komputer dengan hub, komputer dengan router, router dengan bridge, dsb. Kombinasi standar warna kabel straight atau disebut 568B adalah putih orange, orange, putih hijau, biru, putih biru, hijau, putih cokat, coklat. Jika kabel straight kedua ujung kabel menggunakan tipe 568B. Setelah itu kita akan membuat kabel straight, bahan-bahan yang harus dipersiapkan adalah:

1.         Kabel UTP

 

 

2.         Tang Crimping

 

 

3.         Konektor RJ 45

 

 

4.         LAN Tester

 

 

Cara crimping kabel straight:

1.       Kupas kulit kabel sekitar 2 cm.

2.       Susun rapi delapan kabel yang terdapat pada kabel UTP sesuai dengan tipe 568B.

3.       Setelah tersusun rapi, ratakan ujung kabel dengan cara memotong dengan tang crimping.

4.       Setelah ujung kabel rata, masukkan kabel kedalam konektor RJ-45.

5.       Untuk memastikan kabel telah menyentuh ujung konektor, pukul pelan-pelan ujung konektor dengan jari kita.

6.       Lalu kunci konektor degan menggunakan tang crimping, tekan tang crimping hingga berbunyi “klik”.

7.       Lakukan langkah-langkah diatas pada ujung yang satunya.

8.       Uji kabel menggunakan LAN Tester, jika semua lampu menyala berarti kabel telah dicrimping dengan benar dan siap untuk digunakan.

 

 

2. Kabel Cross

                Kabel cross biasa digunakan untuk menyambungkan langsung antara dua komputer atau bisa juga digunakan untuk meyambungkan antar hub. Kombinasi warna standar kabel cross atau disebut dengan 568A adalah putih hijau, hijau, putih orange, biru, putih biru orange, putih coklat, coklat. Jika kabel cross salah satu ujung kabelnya menggunakan tipe 568A dan ujung satunya menggunakan 568B. Selanjutnya kita akan membuat kabel cross, bahan-bahan yang digunakan sama dengan bahan-bahan yang digunakan pada kabel straight.

 

Cara crimping kabel cross:

1.       Kupas kulit kabel sekitar 2 cm.

2.       Susun rapi delapan kabel yang terdapat pada kabel UTP sesuai dengan tipe 568B.

3.       Setelah tersusun rapi, ratakan ujung kabel dengan cara memotong dengan tang crimping.

4.       Setelah ujung kabel rata, masukkan kabel kedalam konektor RJ-45.

5.       Untuk memastikan kabel telah menyentuh ujung konektor, pukul pelan-pelan ujung konektor dengan jari kita.

6.       Lalu kunci konektor degan menggunakan tang crimping, tekan tang crimping hingga berbunyi “klik”.

7.       Lakukan langkah-langkah diatas pada ujung yang satunya.

8.       Uji kabel menggunakan LAN Tester, jika semua lampu menyala berarti kabel telah dicrimping dengan benar dan siap untuk digunakan.

 

 

READMORE
 

Topologi Jaringan

Topologi Jaringan adalah suatu teknik untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya dan merangkai menjadi sebuah jaringan. Ada bermacam macam topologi jaringan komputer yang banyak di gunakan saat ini antara lain adalah Topologi Bus, Topologi Ring, Topologi Star, Topologi Mesh, Topologi Linear, masing-masing jenis topologi ini mempunyai kelebihan dan kekurangannnya sendiri.

 

Topologi jaringan terbagi menjadi 2, yaitu:

1)    Topologi fisik        :     Merupakan bentuk fisik dari hubungan antara perangkat (komputer, server, hub, switch, dan kabel jaringan) yang membentuk suatu pola khusus.

2)    Topologi logic       :     Merupakan suatu gambaran tentang sistem kerja dari suatu topologi.

 

Topologi Fisik

1.         BUS

 

                      Topologi Bus dimana semua perangkat terhubung dalam sebuah kabel tunggal dan pada kedua ujungnya menggunakan perangkat terminator. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada kedua ujung kabel), maka perangkat komputer atau jaringan lainnya dapat dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Fungsi terminator adalah untuk memantulkan sinyal. Backbone terbuat dari kabel coaxial.

 

Keuntungan Topologi BUS:

-          Jarak LAN tidak terbatas.

-          Kecepatan pengiriman tinggi.

-          Tidak membutuhkan konsentrator

 

Kerugian Topologi BUS:

-          Apabila salah satu kabel putus, maka jaringan tidak bisa digunakan.

-          Sering terjadi tabrakan/crash data yang dikirim.

-          Diperlukan repeater untuk memperkuat sinyal

-          Operasional jaringan LAN tergantung pada setiap perangkat.

 

Contoh penggunaan :    -     Pada acara meeting kantor

   -     Pada lab. Komputer,bahasa,dll

 

2.         RING

 

                     

                      Topologi Ring adalah topologi dimana setiap perangkat dihubungkan sehingga berbentuk lingkaran. Setiap data yang dikirin akan diperiksa alamatnya oleh perangkat jika sesuai maka data akan diproses sedangkan jika tidak maka data akan di abaikan. Kabel yang digunakan pada topoligi ini adalah UTP,STP,Fiber Optic.

 

Keuntungan Topologi RING:

-          Hemat kabel.

-          Komunikasi antar terminal mudah.

-          Kecepatan pengiriman tinggi.

-          Tidak akan terjadi tabrakan/crash data, karena hanya satu node yang dapat mengirim data.

 

Kerugian Topologi RING:

-          Sulit mendeteksi kesalahan.

-          Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan tergangunya seluruh jaringan.

-          Dapat terjadi Collision (dua paket data tercampur).

-          Perubahan jumlah perangkat akan mengacaukan jaringan.

 

Contoh penggunaan: - Pada acara meeting dimana susunan anggotanya berbentuk melingkar.

 

3.         STAR

 

 

                      Pada topologi star terdapat konsentrator yang berupa HUB/SWITCH yang berfungsi sebagai pengatur dan pengendali komunikasi data. Sedangkan perangkat lain terhubung dengan konsentrator sehingga pengiriman data akan melalui konsentrator.

 

Keuntungan Topologi STAR:

-          Bila salah satu jaringan mati maka komputer lainnya tidak akan tergangu.

-          Keamanan data tinggi.

-          Kemudahan akses ke jaringan LAN lain.

 

Kerugian Topologi STAR:

-          Jaringan sangat bergantung pada konsentrator.

-          Jika lalulintas data padat maka menyebabkan lambatnya jaringan.

-          Boros dalam pemakaian kabel.

 

Contoh penggunaan: - Biasa digunakan pada warnet.

 

4.         EXTENDED STAR

                      Topologi extended star adalah kombinasi karakteristik antara topologi star dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai backbone.

Keuntungan Topologi Extended Star:

-          Jika salah satu kabel sub node terputus maka sub node yang lainnya tidak terganggu, tetapi apabila central node terputus maka semua node disetiap sub node akan terputus.

 

Kerugian Topologi Extended Star:

-          Tidak dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menangani satu traffic node, karena untuk berkomunikasi antara satu node ke node lainnya membutuhkan beberapa kali hops.

Contoh penggunaan:  Digunakan oleh suatu jaringan di sekolah yang memiliki sebuah server data utama yang dapat di akses di setiap Lab komputer di sekolah tersebut dan setiap lab memiliki host utama dan client-client lain yang dapat mengakses data utama dari server tetapi harus melalui permision host/server diatasnya dahulu.

5.         MESH

                     

 

                      Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung langsung dengan perangkat lainnya yang berada dalan satu jaringan.

 

Keuntungan Topologi Mesh:

-          Memiliki respon waktu yang cepat.

-          Tidak memerlukan protokol tambahan.

-          Dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat tujuan.

-          Data dapat dikirim langsung ke perangkat tujuan tanpa harus melewati perangkat lainnya.

-          Privacy dan security lebih terjamin.

 

Kerugian Topologi Mesh:

-          Membutuhkan banya kabel.

-          Biaya mahal.

-          Instalasi dan konfigurasi rumit.

 

Contoh penggunaan: cocok digunakan ketika dalam suatu jaringan yang tidak terputus dan membutuhkan kecepatan yang sangat tinggi, misalnya pada saat main game multiplayer.

 

6.         HYBRID

                     

 

                      Untuk membuat topologi hybrid memerlukan kombinasi dari dua atau lebih topologi yang berbeda, ketika topologi dasar yang berbeda terhubung satu sama lain mereka tidak menampilkan karakteristik dari topologi tertentu.

 

Keuntungan Topologi Hybird:

-          Mengabaikan kekurangan topologi berbeda dan hanya mempertimbangkan segi kekuatannya.

-          Fleksibilitas.

-          Dapat menambahkan koneksi periperal lain dengan mudah.

 

Kerugian Topologi Hybrid:

-          Biaya mahal.

-          Instalasi dan konfigurasi sulit.

-          Pengelolaan rumit dan sulit.

 

Contoh penggunaan: Biasa digunakan pada suatu daerah yang memiliki jaringan WiFi.

 

7.         HIERARKIKAL

                     

 

                      Topologi hierarki berbentuk seperti pohon bercabang yang terdiri dari komputer induk atau yang disebut dengan host yang diswitckan dengan node lain secara berjenjang, jenjang yang lebih tinggi berfungsi sebagai pengatur kerja jenjang dibawahnya.

 

Keuntungan Topologi Hierarkikal:

-          Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebuh luas lagi.

-          Data terpusat secara hirarki sehingga manajemen data lebih baik dan mudah.

 

Kerugian Topologi Hierarikal:

-          Dapat terjadi collision

-          Komputer tidak dapat di operasikan apabila kabel pada komputer tingkat atasnya terputus.

 

Contoh penggunaan: biasa digunakan pada perusahaan yang membutuhkan keefesienan dan kecepatan dalam jaringannya.

 

READMORE
 

BIOS

Basic Input Output System (BIOS)  merupakan suatu software (ditulis dalam bahasa assembly) yang mengatur fungsi dasar dari perangkat keras (hardware) komputer. BIOS tertanam dalam sebuah chip memory (ROM ataupun Flash Memory berbahan Comlpimentari Metal Oxide Semiconductor-CMOS)  yang terdapat pada motherboard. Sebuah baterai yang biasa disebut sebagai baterai CMOS berfungsi untuk menjaga agar tanggal dan setingan lainnya yang telah kita set pada BIOS tidak hilang atau kembali ke konfigurasi awal meskipun komputer dimatikan.

 

 

Beberapa fungsi BIOS yang mampu menjalankan kerjanya

 

1.       BIOS bisa menjalankan perintah dengan istilah Power  on Self  Test. Sebelum kita menginstal sebuah komputer maupun laptop baru, tentu hal yang pertama kita lakukan adalah melakukan test dengan cara mengecek beberapa perangkat yang ada pada komputer. Disamping itu, BIOS juga bisa memberikan informasi yang akurat  mengenai spesifikasi piranti yang terinstal melalui papan motherboard.

2.       Pengaturan konfigurasi Proses dasar sebelum masuk sistem Operasi. Ini biasa dilakukan pada saat menginstalasi perangkat lunak windows pada komputer. BIOS mengatur lalu lalang dari berbagai perangkat lain berdasarkan fungsinya masing-masing tanpa crash.

3.       Pengaturan konfigurasi ini biasanya banyak dimanfaatkan oleh beberapa orang yang ingin meningkatkan kerja komputer agar lebih cepat dengan minimum cost / biaya murah. Ini biasa dilakukan pada saat kita mau over clocking sebuah dekstop Komputer. Meskipun BIOS bisa menjalankan perintah, namun tidak semua Motherboard mampu mengeksekusinya. Hal ini dari masing-masing motherboard memiliki kemampuan kerja masing-masing berdasarkan spesifikasinya 

4.       BIOS membantu dalam pengaturan perangkat keras.
Sering dijumpai sebuah unit komputer mengalami kegagalan pada sistem sehingga WIndows tidak bisa muncul pada papan layar. Ini bisa disebabkan karena kesalahan pada setting BIOS yang tidak sesuai dengan prosedur aturan. Saya ambil contoh, Saya menggunakan motherboard Gigabyte G41 dengan Processor core 2 Duo e7500 clock speed 2,9Ghz /Memory 2 GB DDR 3. Pada seting BIOS saya mengubah nilai processor menjadi 3,5GB dengan Votl + 0,5 Volt. Pada Memory saya ubah Volt standar menjadi + 0,3 Volt.
Kemmungkinan besar Windows tidak bisa muncul karena kegagalan pada Setting BIOS. Pada Setting BIOS yang seperti ini banyak disebabkan oleh jenis Motherboard yang dipakai karena tidak mempu menjalankan tugas dengan kecepatan tinggi. kegagalan tersebut bukan karena BIOS tidak bisa menjalankan perintah, Namun perintah BIOS tidak mampu dijalankan oleh karena faktor kemampuan Motherboard tertentu.

 

Komponen BIOS

 

·      Pada masing-masing jenis Bios memiliki komponen dasar yang secara umum mengkonfigurasi semua jenis perangkat keras yang terinstal melalui papan motherboard.  BIOS juga bisa mengatur lalu lalang jalanya arus yang akan disuplai ke perangkat keras melalui  Power Supply.  Ini memungkinkan untuk membuat komputer bekerja secara sefty/aman dengan melalui kendali BIOS.

·      BIOS merupakan keluarga dari perangkat yang terdiri dari "Firmware" dan Chip BIOS. Firmware tersebut tertanam pada BIOS secara permanen dan tidak bisa dikonfigurasi ulang seperti halnya perangkat lainya, seperti Windows dan Aplikasi Software. Dengan seperti ini sangat jarang terjadinya kerusakan atau eror pada BIOS.

·      BIOS diklasifikasikan sebagai ROM BIOS yang memiliki space namun berukuran sangat kecil. ROM BIOS memiliki fungsi untuk mempercepat akses load pada saat sebelum sistem operasi tampil. ROM BIOS hanya mampu membaca perangkat lunak BIOS saja karena keterbatasan memori yang dimiliki.

·      Pada saat ini BIOS menyesuaikan dengan kebutuhan. Setiap pengguna bisa Upgrade bios ke versi yang lebih tinggi dengan melihat kebutuhan support hardware yang ada.  namun dalam upgrade bios dengan versi yang lebih tinggi bisa menyebabkan  eror pada BIOS. Hal ini akan lebih aman jika upgrade BIOS terdapat double BIOS / BIOS cadangan agar jika terjadi kerusakan,  BIOS cadangan mampu mem beck up kinerja.

·      Kesimpulan dari uraian diatas, BIOS (Basic Input Output System)  merupakan bagian  dari komputer yang berisi  kumpulan informasi tentang motherboard. BIOS memberikan informasi terhadap perangkat keras lainya dan melakukan interaksi dari perangkat satu ke perangkat lainya secara langsung.  BIOS mengatur laju sistem boot pada saat komputer dinyalakan dengan seting konfigurasinya pada menu BIOS. Arus pada masing-masing perangkat juga bisa diseting melalui menu BIOS agar perangkat hardware bisa bekerja secara maksimal.

 

READMORE
 

Pengertian CMOS

Complementary metal oxide semiconductor (CMOS) adalah jenis chip semi-konduktor yang menyimpan data tanpa membutuhkan sumber daya eksternal. CMOS dalam sebuah komputer pribadi (PC), menangani petunjuk dasar komputer yang diperlukan untuk menginisialisasikomponen perangkat keras dan ketika boot up. Pengaturan ini dikenal sebagai pengaturan basic input output (BIOS), juga disebut sebagai pengaturan CMOS. CMOS mengontrol berbagai fungsi, termasuk Power On Self Test (POST).

Ketika power supply komputer disulut, CMOS menjalankan serangkaian pemeriksaan untuk memastikan sistem berfungsi dengan benar. Salah satu pemeriksaan termasuk menghitung pemakaian random access memory (RAM). Karena delay boot time inilah, sehingga beberapa orang menonaktifkan fitur ini dalam pengaturan CMOS, memilih untuk quick boot. Jika menginstal RAM yang baru lebih baik jika fitur ini diaktifkan dulu sampai RAM telah diperiksa dengan baik barulah dinonaktifkan.

Setelah POST selesai, CMOS memeriksa pengaturan lainnya. Memeriksa format Hard disk dan konfigurasi Redundant Array of Independent Disk (RAID), preferensi boot, kehadiran peripheral, dan tweak overclocking. Banyak pengaturan dapat secara manual diubah konfigurasi CMOS untuk meningkatkan kinerja. Namun, perubahan ini hanya boleh dilakukan oleh pengguna berpengalaman. Mengubah pengaturan sembarangan dapat membuat sistem tidak stabil, menyebabkan crash, atau bahkan mencegah komputer untuk boot. Konfigurasi CMOS dapat diakses selama tahap POST dari boot up, dengan menekan tombol tertentu sebelum sistem operasi menginisialisasi.

 

 

Cara mengetahui baterai CMOS yang bermasalah dengan ciri-ciri sebagai berikut:

 

·           Ketika komputer dinyalakan maka akan muncul tulisan ‘CMOS Checksum Error’

·           Sistem penanggalan yang selalu berubah dengan sendirinya meskipun anda sudah mengaturnya secara berulangulang (baik pada bios ataupun setelah masuk ke sistem)

·           Komputer tidak bekerja sama sekali ketika dinyalakan. Tidak ada peringatan apapun yang muncul, tidak ada suara beep sama sekali dan layar monitor tidak menampilkan tulisan apa-apa.

 

Cara mengatasi permasalahan di atas dengan langkah-langkah sebagai berikut:

 

·           Lakukan Clear CMOS yang berfungsi untuk mengembalikan pengaturan bios ke kondisi default (standar bawaan pabriknya). Bisa dilakukan dengan 2 cara yakni:

·         Cabut baterai dari tempatnya, setelah ± 5-10 menit pasang kembali baterai tersebut

·         Memindahkan posisi jumper pada motherboard. Untuk mempermudah pengerjaan ini anda bisa melihat pada buku panduan motherboard

·           Periksa dudukan baterai CMOS pada motherboard untuk menghindari dudukan yang kurang pas, terlalu longgar dan sebagainya.

·           Jika semua langkah diatas tidak memberikan hasil maka anda harus mengganti baterai CMOS.

READMORE
 

Cara Kerja Hardisk

Hardisk dalam computer dipergunakan untuk menyimpan data dan program yang terinstal dalam computer. Untuk menyimpan data maka bahan dari harddisk ini digunakan piringan magnetik yang mampu menyimpan data yang kapasitasnya besar.

Bagian-bagian dari harddisk diantaranya yaitu:

 

a.      Plate

Bagian yang menyimpan data. Bagian ini berbentuk piringan yang dilapisi dengan bahan magnetik sehingga mampu menyimpan data.

 

b.      Read Write Head

Sebuah mekanisme yang bertugas membaca dan menulis data dari atau ke piringan harddisk.

 

c.       Access Arm

Sebuah tungkai yang memegang head. Tungkai ini menggerakkan head ke seluruh permukaan piringan harddisk.

 

d.      Drive Motor

Sebuah motor yang menggerakkan piringan harddisk pada porosnya. Motor inilah yang menentukan kecepatan perputaran piringan harddisk.

 

Sector (Disc Sector)

Sektor (Disc Sector) adalah basic unit dari hardisk yang merupakan sebuah bagian atau sub-divisi dari sebuah track, track akan dijelaskan pada jawaban pertanyaan selanjutnya, yang biasa terdapat pada magnetic disk atau optical disk. Biasanya, masing-masing sektor menyimpan data dengan jumlah tertentu, sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat oleh perancang sektor. Pada umumnya, beberapa format ukuran yang digunakan untuk sektor adalah 512 bytes (untuk magnetic disks) dan 2048 bytes (untuk optical disks).

 

Secara sederhana, hardisk terdiri dari banyak bagian yang disebut sebagai sektor. Sektor-sektor tersebut membentuk sebuah lingkaran. Sebuah jalur lingkaran tungal yang yang membentuk lingkaran konsentris disebut dengan track.


Dalam hardisk, setiap sector terdiri dari tiga bagian utama. Beberapa bagian tersebut antara lain:

  • Sector Header, berisi berbagai macam informasi yang digunakan untuk melakukan sinkronisasi internal pada hardisk. Informasi yang ada pada sector header adalah gap, synch bit, dan address mark.
  • Data field, berisi berbagai informasi yang disimpan oleh pengguna.
  • Error Correcting Code, digunakan untuk melakukan koreksi terhadap data eror yang disimpan oleh pengguna.



Track

Track secara fisik adalah bagian dari disc yang berupa sebuah lingkarang konsentri yang lingkaran piringan terluar lebih besar dibandingkan dari yang paling dekat dengan titik tengah pada disc. Penampang track dapat dilihat pada gambar di atas.

 

Track adalah kumpulan dari sektor yang berada pada sebuah jalur lingkaran tunggal. Besarnya sektor yang ada pada tiap track berbeda-beda dari mulai bagian terluar hingga bagian lingkaran dalam. Bagian terluar dari disc biasanya mempunyai sektor paling besar yaitu sekitar 16 sektor setiap track. Sedangkan bagian paling dalam biasanya mempunyai jumlah sektor yang paling kecil yaitu sekitar 9 sektor setiap track. Hal ini mungkin berbeda pada tiap jenis hardisk yang berbeda, namun konsepnya serupa.


Cylinder 

 

Cylinder adalah sekumpulan track dengan nomor yang sama pada setiap platter atau bagian melingkar pada disk. Cylinder mencakup semua track yang ada pada permukaan paltter yang mampu menyimpan data (tanpa memperhatikan apakah sebuah track baik maupun buruk dalam kapasitasnya menyimpan data).

 

READMORE
 

Rangkaian Lampu Berjalan

Rangkaian ini terdiri dari :

1.       Clock

2.       IC 4017

3.       LED

4.       Ground

 

1.       Clock

Clock adalah merupakan sinyal listrik yang berubah suatu denyutan dan berfungsi untuk mengkoordinasikan setiap aksi atau proses yang digunakan setiap komponen.

 

2.       Ground

Ground pada rangkaian ini adalah sebagai kutub negatif

3.       LED

LED adalah suatu lampu indikator dalam perangkat elektronika yang biasanya memiliki fungsi untuk menunjukkan status dari perangkat elektronika tersebut.

4.       IC 4074

Pada rangkaian ini IC 4074 berfungsi sebagai timer yang berfungsi untuk menghasilkan gelombang yang bergantian.

IC 4074 terdiri dari JK Flip-Flop, And Gate dan Or Gate, berikut adalah gambar rangkaian

IC 4074.

READMORE