Cara Kerja Hardisk

Hardisk dalam computer dipergunakan untuk menyimpan data dan program yang terinstal dalam computer. Untuk menyimpan data maka bahan dari harddisk ini digunakan piringan magnetik yang mampu menyimpan data yang kapasitasnya besar.

Bagian-bagian dari harddisk diantaranya yaitu:

 

a.      Plate

Bagian yang menyimpan data. Bagian ini berbentuk piringan yang dilapisi dengan bahan magnetik sehingga mampu menyimpan data.

 

b.      Read Write Head

Sebuah mekanisme yang bertugas membaca dan menulis data dari atau ke piringan harddisk.

 

c.       Access Arm

Sebuah tungkai yang memegang head. Tungkai ini menggerakkan head ke seluruh permukaan piringan harddisk.

 

d.      Drive Motor

Sebuah motor yang menggerakkan piringan harddisk pada porosnya. Motor inilah yang menentukan kecepatan perputaran piringan harddisk.

 

Sector (Disc Sector)

Sektor (Disc Sector) adalah basic unit dari hardisk yang merupakan sebuah bagian atau sub-divisi dari sebuah track, track akan dijelaskan pada jawaban pertanyaan selanjutnya, yang biasa terdapat pada magnetic disk atau optical disk. Biasanya, masing-masing sektor menyimpan data dengan jumlah tertentu, sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat oleh perancang sektor. Pada umumnya, beberapa format ukuran yang digunakan untuk sektor adalah 512 bytes (untuk magnetic disks) dan 2048 bytes (untuk optical disks).

 

Secara sederhana, hardisk terdiri dari banyak bagian yang disebut sebagai sektor. Sektor-sektor tersebut membentuk sebuah lingkaran. Sebuah jalur lingkaran tungal yang yang membentuk lingkaran konsentris disebut dengan track.


Dalam hardisk, setiap sector terdiri dari tiga bagian utama. Beberapa bagian tersebut antara lain:

  • Sector Header, berisi berbagai macam informasi yang digunakan untuk melakukan sinkronisasi internal pada hardisk. Informasi yang ada pada sector header adalah gap, synch bit, dan address mark.
  • Data field, berisi berbagai informasi yang disimpan oleh pengguna.
  • Error Correcting Code, digunakan untuk melakukan koreksi terhadap data eror yang disimpan oleh pengguna.



Track

Track secara fisik adalah bagian dari disc yang berupa sebuah lingkarang konsentri yang lingkaran piringan terluar lebih besar dibandingkan dari yang paling dekat dengan titik tengah pada disc. Penampang track dapat dilihat pada gambar di atas.

 

Track adalah kumpulan dari sektor yang berada pada sebuah jalur lingkaran tunggal. Besarnya sektor yang ada pada tiap track berbeda-beda dari mulai bagian terluar hingga bagian lingkaran dalam. Bagian terluar dari disc biasanya mempunyai sektor paling besar yaitu sekitar 16 sektor setiap track. Sedangkan bagian paling dalam biasanya mempunyai jumlah sektor yang paling kecil yaitu sekitar 9 sektor setiap track. Hal ini mungkin berbeda pada tiap jenis hardisk yang berbeda, namun konsepnya serupa.


Cylinder 

 

Cylinder adalah sekumpulan track dengan nomor yang sama pada setiap platter atau bagian melingkar pada disk. Cylinder mencakup semua track yang ada pada permukaan paltter yang mampu menyimpan data (tanpa memperhatikan apakah sebuah track baik maupun buruk dalam kapasitasnya menyimpan data).

 

Penulis : Unknown ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Cara Kerja Hardisk ini dipublish oleh Unknown pada hari Saturday, November 9, 2013. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Cara Kerja Hardisk
 

0 comments:

Post a Comment